https://maps.app.goo.gl/5CePndvkZtFU48Do6
https://www.facebook.com/profile.php?id=100073082417608&mibextid=2JQ9oc
https://www.youtube.com/@sekambakarcianjur9085
https://sekambakarcianjur.blogspot.com/?m=1
tiktok.com/@agussbc7
Jual pupuk organik Sekam bakar Sekam lapuk Kohe kambing halus fermentasi Humus bambu giling Cocopeat Metan siap pakai DLL
https://maps.app.goo.gl/5CePndvkZtFU48Do6
https://www.facebook.com/profile.php?id=100073082417608&mibextid=2JQ9oc
https://www.youtube.com/@sekambakarcianjur9085
https://sekambakarcianjur.blogspot.com/?m=1
tiktok.com/@agussbc7
Ada beberapa kandungan pupuk kompos yang penting untuk menjaga kesuburan tanah, terutama keseimbangan ekosistem yang ada di dalam tanah dan juga keberlangsungan hidup mikroorganisme di dalamnya. Mikroorganisme adalah organisme yang sangat kecil dan tidak dapat dilihat dengan mata telanjang. Organisme ini terdiri dari berbagai jenis, seperti bakteri, virus, jamur, dan protista.
Sama sepertinya manusia, makhluk hidup lain juga membutuhkan oksigen untuk tubuh. Kompos merupakan pupuk di mana di dalamnya terdapat mikroorganisme yang membantu pertumbuhan tanaman, sehingga mereka juga membutuhkan oksigen.
Kelebihan pupuk kompos juga dapat diperoleh karena adanya kandungan hidrogen. Jika bereaksi dengan oksigen, hidrogen akan menghasilkan air. Seperti yang kita ketahui, air adalah unsur penting dalam kehidupan.
Karbon menjadi salah satu kandungan pupuk kompos yang dibutuhkan tanah untuk tetap subur. Jika tanah subur, maka tanaman akan tumbuh dengan subur juga. Tapi, apabila tanah rusak, maka karbon akan terlepas ke atmosfer sehingga bisa menyebabkan pemanasan global.
Nitrogen banyak terkandung dalam sampah organik hijau, seperti sisa sayuran, buah, rumput, teh, kulit telur, hingga kuku. Nitrogen dibutuhkan oleh mikroorganisme untuk tetap hidup. Dan nitrogen yang digunakan mikroorganisme akan diubah menjadi “amonia” untuk pertumbuhan tanaman.
Amonia adalah gas dengan bau yang tajam dan khas. Gas ini biasanya digunakan dalam berbagai industri, seperti industri pupuk, produksi plastik, dan pembersih rumah tangga. Namun, ammonia yang terhirup dalam jumlah besar dapat menyebabkan iritasi pada mata, hidung, dan tenggorokan. Selain itu, paparan Amonia dalam waktu yang lama dapat berbahaya bagi kesehatan dan menyebabkan kerusakan paru-paru serta gangguan pernapasan.
Kompos memiliki manfaat besar bagi tanaman karena kandungan nutrisinya yang kaya dan dapat meningkatkan kualitas tanah. Berikut adalah beberapa manfaat utama dari penggunaan kompos untuk tanaman:
Kompos membantu meningkatkan kualitas tanah dengan cara mengembalikan bahan organik ke tanah. Tanah yang kaya akan bahan organik cenderung lebih subur dan dapat menahan air dengan lebih baik, sehingga dapat meningkatkan kualitas tanaman.
Kompos mengandung banyak nutrisi yang dapat meningkatkan pertumbuhan tanaman, seperti nitrogen, fosfor, dan kalium. Tanaman yang diberi makan dengan nutrisi yang cukup dan seimbang cenderung tumbuh lebih cepat dan lebih sehat.
Pupuk kompos juga menyediakan bahan makanan yang cukup untuk mikroorganisme yang dibutuhkan tanah dan tumbuhan. Sehingga, tanaman yang menggunakan pupuk kompos juga akan terpenuhi nutrisinya. Jika nutrisi terpenuhi, tanaman akan tumbuh lebih sehat, kuat dan terbebas dari penyakit, hama dan gulma.
Karena terbebas dari penyakit, hama dan gulma, setiap bagian dari tanaman yang menggunakan pupuk kompos ini akan lebih sehat dan lebih aman dikonsumsi. Misalnya, saja buah pisang dari pohon yang tumbuh dengan kompos, atau sayur yang dipupuk dengan kompos.
Mereka akan lebih aman dikonsumsi langsung, karena bebas dari pestisida atau pupuk kimia lainnya, sehingga kelebihan pupuk kompos ini juga dapat dinikmati oleh manusia.
Dengan menggunakan kompos, kita dapat mengurangi penggunaan pupuk kimia. Hal ini karena kompos memberikan nutrisi yang cukup bagi tanaman sehingga tidak perlu menggunakan pupuk kimia secara berlebihan. Selain itu, kompos juga membantu mengurangi kerusakan lingkungan karena tidak mengandung bahan kimia berbahaya.
Pada dasarnya, tanaman memerlukan tanah yang subur untuk bisa tumbuh sehat. Jika kondisi tanah atau media tanam sehat, maka tanaman yang akan tumbuh juga akan sehat. Kelebihan pupuk kompos dapat membuat tanaman jadi lebih sehat dibanding menggunakan pupuk kimia.
Hal ini dikarenakan kompos terbuat dari sampah organik yang alami dan dibutuhkan tanah, seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya. Melansir dari laman Composting Council, tanaman yang menggunakan pupuk kompos, tidak akan merusak tanah, sehingga kondisi tanah akan tetap sehat.
Pupuk kompos dan pupuk kimia sebenarnya sama2 bikin tanaman menjadi tumbuh. Namun, pupuk kompos tidak mengandung bahan kimia, berbeda dengan pupuk kimia yang mengandung bahan kimia dan berdampak pada kesehatan manusia jika dikonsumsi terus menerus.
Pupuk kompos juga dapat menyeimbangkan kepadatan tanah, sehingga akar tanaman yang tertancap di tanah dengan kompos jadi lebih kuat. Kelebihan pupuk kompos ini bisa menambah daya ikat air di tanah, sehingga akar bisa tumbuh dengan baik.
Dari sekian banyak manfaat yang didapat dari bambu, ada bagian dari bambuyang sering dilupakan, yaitu daunnya. Daun bambu sering kita lihat berserakan dan terlihat seperti sampah. Orang -- orang melihatnya seperti tidak berguna. Daun bambu memang tidak bisa dikonsumsi atau untuk konstruksi bangunan, tapi jangan salah, daun bambu dapat dimanfaatkan sebagai pupuk tanaman.
Daun bambu yang kita pandang sebelah mata ternyata memiliki kandungan phosphore (P) dan potassium (K). Unsur P dapat berguna untuk merangsan pertumbuhan akar pada tanaman, membantu pembentukan perotein tertentu, membantu asimilasi dan pernapasan, serta dapat membeantu mempercepat pembungaan dan pemasakan biji.
Sedangkan unsur K dapat berperan membantu tanaman dalam membentuk protein dan karbohidrat, memperkuat daun dan bunga, membantu tanaman hidup dalam cekaman. Banyak manfaat yang diperoleh dari pemupukan menggunakan daun bambu.
Cocopeat memiliki sifat mudah menyerap dan menyimpan air. Ia juga memiliki pori-pori, yang memudahkan pertukaran udara, dan masuknya sinar matahari. Kandungan Trichoderma molds-nya, sejenis enzim dari jamur, dapat mengurangi penyakit dalam tanah. Dengan demikian, cocopeat dapat menjaga tanah tetap gembur dan subur.Dalam 1 kg Cocopeat dapat menampung hingga 16 liter air. Karena kemampuannya dalam menyerap cairan, cocopeat dapat meningkatkan porositas tanah. Efek positifnya, tanah akan menahan lebih banyak udara dan air sehingga sirkulasi serta drainase pada wadah/lahan akan lebih terjaga.
Karena porositas/tingkat kegemburan tanah yang tinggi, pembentukan akar tanaman akan mudah dan tanaman akan lebih sehat dan subur. Tanaman sehat berarti ada lebih banyak buah di dalamnya. Sangat cocok untuk sayuran berdaun seperti sawi, bayam dan kangkung yang dibudidayakan dalam pot. Nilai PH Cocopeat adalah 5,8 hingga 6,5, yang merupakan kisaran sempurna bagi sebagian besar jenis tanaman untuk tumbuh. Cocopeat bisa juga digunakan sebagai media untuk budidaya tanaman secara hidroponik.
Meski disebut-sebut sebagai media tanam alternatif berkualitas sebaik tanah, namun unsur hara yang ada di tanah, tidak ada padanya. Oleh karena itu, cocopeat memerlukan tambahan pupuk sebagai penyubur
Kelebihan dari media tanam Cocopeat :
https://maps.app.goo.gl/5CePndvkZtFU48Do6 https://www.facebook.com/profile.php?id=100073082417608&mibextid=2JQ9oc https://www.youtube.c...